Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

KORUPSI DEPO MINYAK

HMI: Kejagung, Segera Tangkap Sandiaga Uno!

Hukum  KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 , 17:05:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

HMI: Kejagung, Segera Tangkap Sandiaga Uno<i>!</i>

Foto: Dokumentasi

RMOL. Gerakan Masyarakat dan Kader Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Jakarta mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Sandiaga Uno. Bakal calon gubernur DKI Jakarta itu dinilai terlibat korupsi Pembangunan Depo Minyak di Banten yang merugikan negara US $ 6,4 juta.
Kordinator Aksi, Aziz menegaskan bahwa KPK dan Kejagung sudah tebang pilih dalam penuntasan kasus ini. Padahal, dugaan kasus korupsi yang melibatkan Komisaris PT Pandanwangi Sekaratji (PWS), Stefanus Ginting itu sudah di proses. Saat itu, Sandiaga sebagai Direktur Utama juga pernah diproses.

"Stefanus sudah jadi tersangka, kenapa Sandiaga yang sudah diperiksa juga belum ditetapkan sebagai tersangka. Kenapa sampai saat ini kasus tersebut mangkrak," kata Aziz dalam orasinya di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (1/9).

Aziz menegaskan, kasus tersebut harus segera dituntaskan penegak hukum. Sebab, warga Jakarta butuh kejelasaan karena Sandiaga Uno merupakan calon gubernur yang akan diusung oleh Partai Gerindra.

"Waktu itu juga, Sandiaga kerap dipanggil oleh penyidik bareskrim. Tapi yang bersangkutan kerap mangkir. Padahal jelas, berbagai saksi mengarah ke nama Sandiaga Uno," tegasnya.

Kader HMI ini juga meminta Ketua KPK dan Jaksa Agung mengeluarkan surat perintah penyidikan kepada Sandiaga Uno dalam dugaan kasus korupsi yang merugikan negara US $ 6,4 juta.

"Jaksa Agung harus segera melanjutkan kasus korupsi yang jelas jelas melibatkan Sandiaga. Kami juga mendesak agar Sandiaga segera ditangkap. Aparat hukum, jangan pernah takut dengan oknum pejabat yang melindungi Sandiaga Uno," ujar Aziz.

Tidak hanya itu, Aziz juga meminta kepada Partai Gerindra untuk mempertimbangkan lagi pencalonan Sandiaga Uno. Karena jika dipaksakan, akan berakibat buruk bagi populeritas partai.

"Sebaiknya Gerindra membatalkan pencalonan Sandiaga, karena masih banyak calon-calon lain yang bersih dan punya trackrecord bagus," ungkapnya.

DKI Jakarta sebagai barometer politik nasional, tegas Aziz, sudah sepantasnya mengusung calon yang benar-benar bersih tidak terlibat korupsi apalagi pengemplang pajak.

"Sandiaga adalah sosok muda, tapi sayang trackrecord-nya buruk. Tidak pantas dirinya memimpin Jakarta. Kami mendesak, agar Gerindra membatalkan Sandiaga sebagai bakal calon gubernur," lanjut Aziz. [sam]

Komentar Pembaca
AHY Lompat Lagi

AHY Lompat Lagi

MINGGU, 22 JANUARI 2017 , 05:31:00

Perang Data Masjid Al Fauz

Perang Data Masjid Al Fauz

MINGGU, 22 JANUARI 2017 , 09:02:00

AHY Diajak Selfie

AHY Diajak Selfie

MINGGU, 22 JANUARI 2017 , 03:20:00