Pemilik Kapal Zahro Terancam Dijemput Paksa

 JUM'AT, 06 JANUARI 2017 , 13:43:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

RMOL. Polisi telah mengantongi identitas dan alamat pemilik Kapal Motor (KM) Zahro yabg terbakar di Kepulauan Seribu.
Namun, polisi meminta pemilik kapal untuk kooperatif datang ke kantor polisi sebelum dijemput paksa.

"Pemilik (kapal) sudah kita ketahui alamatnya, tinggal kita panggil. Kalau bisa dengan kesadaran sendiri datang ke Dit Polair. Nanti kita layangkan panggilan, kalau sampai dua kali tak hadir kita jemput (paksa)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar kepada wartawan di kantornya, Jumat (6/1).

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda pemilik kapal akan datang memberikan keterangan. Polisi baru memeriksa bangkai kapal untuk mendalami penyebab terbakarnya.

"Hasil pemeriksaan itu tengah diteliti tim Labfor. Nanti bisa ketahuan bagaimana kapal itu bisa sampai terbakar," papar Argo.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi berkaitan insiden KM Zahro. Sehingga, penelurusan proses awal penerimaan dan pembelian tiket kapal dapat titik terang.

Termasuk, waktu keberangkatan kapal yang nantinya akan dikroscek dengan instansi terkait.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan dan menetapkan nahkoda kapal KM Zahro sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain jika cukup bukti.[wid]

Komentar Pembaca
Musim Panen Kok Impor Beras

Musim Panen Kok Impor Beras

, 12 JANUARI 2018 , 19:00:00

Gerindra: Minta 40 Miliar? Untuk Saksi Saja 61,5 Miliar
Punggawa Golkar Di Rapat Pleno Fraksi

Punggawa Golkar Di Rapat Pleno Fraksi

, 11 JANUARI 2018 , 23:13:00

Menemui Ketua Umum

Menemui Ketua Umum

, 11 JANUARI 2018 , 04:21:00

Rapat Gabungan Persiapan Pilkada Serentak 2018