Hanura

Saksi: Al Maidah 51 Bukan Penyebab Utama Kekalahan Ahok Di Babel

 SELASA, 14 MARET 2017 , 12:13:00 WIB | LAPORAN:

Saksi: Al Maidah 51 Bukan Penyebab Utama Kekalahan Ahok Di Babel

Ahok/Net

RMOL. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memang mengalami serangan kampanye hitam saat maju di PIlgub Bangka Belitung (Babel) tahun 2007 lalu. Namun begitu, serangan tersebut bukan penyebab utama kekalahan Ahok.
Begitu kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Belitung Timur periode 2006-2007 Juhri dalam kesaksiannya di sidang penistaan agama dengan terdakwa Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).

Dijelaskan Juhri bahwa selebaran kampanye hitam yang beredar dan ditemukan Panwaslu memang mengandung unsur Sara dan menyertakan ayat Al Quran, termasuk surat Al-Maidah 51. Namun, selebaran hanya berisi sebatas ajakan pemilih muslim untuk memilih pemimpin muslim.

"Memang tak ditujukan pada nama paslon tertentu, hanya saja selebaran tersebut tampak mendiskreditkan paslon yang beragama nonmuslim. Jadi ada dalil Al-Quran ya mengajak memilih calon yang muslim," kata Juhri.

Juhri mengatakan bahwa penyebab utama kekalahan Ahok saat itu bukan karena selebaran kampanye hitam, tapi karena kantong suara yang dimiliki Ahok minim.

"Jadi kekalahan Pak Ahok bukan karena selebaran Al-Maidah, tapi karena kurangnya pemilih di kantong suara Pak Ahok," kata Juhri yang dihadirkan untuk memberi kesaksian yang meringankan Ahok.

Lebih lanjut, saksi yang meringankan Ahok ini menyebut bahwa selebaran kampanye hitam memang sering muncul dalam Pilgub Babel. Utamanya jika ada calon nonmuslin yang maju di Pilkada.

"Namun tetap tidak menyerang paslon tertentu," pungkasnya. [ian]

Komentar Pembaca
Elektabilitas Rizal Ramli Susul Prabowo Dan Jokowi
Korut Hancurkan Lokasi Uji Coba Nuklirnya
RR Bertemu Anwar Ibrahim

RR Bertemu Anwar Ibrahim

, 21 MEI 2018 , 00:45:00

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

, 20 MEI 2018 , 10:20:00

Arreaza Menonton Zapatero

Arreaza Menonton Zapatero

, 19 MEI 2018 , 05:19:00