Verified

KPK Pasti Pelajari Fakta-fakta Di Kasus Pengemplangan Pajak

Hukum  RABU, 22 MARET 2017 , 17:22:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

KPK Pasti Pelajari Fakta-fakta Di Kasus Pengemplangan Pajak

Net

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti fakta persidangan yang muncul dalam skandal suap pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.
Begitu kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah terkait munculnya nama Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon dalam sidang kasus suap pengamanan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin lalu (20/3).

"Kami kira itu adalah fakta di persidangan. Jika memang itu relevan maka KPK memiliki kewajiban untuk mempelajari lebih lanjut," katanya.

Menurut Febri, KPK meneliti setiap fakta yang muncul dalam persidangan. Karenanya, sangat salah jika pihaknya menutup mata mengenai sejumlah fakta yang mencuat.

"Justru keliru kalau ada fakta persidangan tidak dipelajari oleh KPK," ujarnya.

Febri menambahkan, dari fakta persidangan, penyidik mencium indikasi tindak pidana korupsi dalam upaya pengamanan kewajiban membayar pajak. Meski demikian, indikasi tersebut masih harus didalami lagi dalam proses persidangan selanjutnya.

"Kami belum terlalu jauh berandai-andai saat ini apakah ada atau tidak kickback aliran dana atau hal-hal yang lain-lain. Namun, kebutuhan klarifikasi bukti-bukti yang kita dapatkan pada proses penyidikan tentu akan kita lakukan di pengadilan," jelasnya.

Nama Fahri Hamzah dan Fadli Zon muncul di sidang kasus suap pengamanan pajak dengan terdakwa Country Director PT EK Prima Rajamohanan Nair pada Senin lalu (20/3). Saat itu, Handang Soekarno yang merupakan bekas kasubdit Bukti Permulaan Ditjen Pajak yang dihadirkan sebagai saksi mengakui selalu mendapatkan data wajib pajak yang diduga bermasalah dari kantor wilayah pajak seluruh Indonesia. Data tersebut dilaporkan kepada Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi melalui ajudannya Andreas Setiawan alias Gondres.

Dari pengakuan tersebut, jaksa KPK menduga ada pengemplangan pajak yang dilakukan Ken dan Handang melalui Gondres. Terlebih, KPK memiliki bukti pesan singkat aplikasi antara Handang dengan ajudan Ken yang menggunakan istilah 'undangan' dan 'paketan' untuk mengganti kata uang suap.

Bukan hanya Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang diduga memiliki permasalahan pajak, artis beken Rini Fatimah Jaelani alias Syahrini juga disebut-sebut dalam memiliki masalah pajak.

Hal itu terungkap saat jaksa KPK memperlihatkan nota dinas Nomor ND 136 TA/PJ.051/2016 yang sifatnya sangat segera. Nota berisi pemberitahuan informasi tertulis mengenai jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar atau yang tidak seharusnya dibayarkan. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Oentoek Padoeka Jang Moelja

Oentoek Padoeka Jang Moelja

, 22 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

, 21 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00