Polisi Tembak Mati Salah Satu Perampok Davidson

 SABTU, 17 JUNI 2017 , 13:21:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Polisi Tembak Mati Salah Satu Perampok Davidson
RMOL. Polda Metro Jaya menembak mati IR, salah satu pelaku perampokan sadis terhadap Davidson Tantono (30) yang terjadi Jumat pekan lalu (9 /6).
Wakil "kapten" komplotan perampok asal Lampung itu dilumpuhkan di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada kemarin malam (Jumat, 16/6).

"Tersangka IR melawan petugas saat hendak diamankan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, kepada wartawan di Rumah Sakit Polri, Sabtu (17/6).

Penangkapan terhadap IR dilakukan aparat gabungan Subdit 3 dan 6 Resmob Polda Metro Jaya di kawasan Karawang, Jabar. Kepada petugas, IR mengaku sebagai "penggambar" untuk menetapkan calon korban.

Pria asal Jawa Tengah ini juga berstatus sebagai residivis kasus serupa dan sering keluar masuk penjara.

"Residivis ya, pemain lama," ungkap Argo.

Kepada polisi, IR membocorkan lokasi persembunyian eksekutor aksi di daerah Bogor. Namun, ketika tim tiba di lokasi yang dimaksud, IR nekat melarikan diri dan melawan petugas sehingga dilumpuhkan dengan tembakan.

Sebelumnya, polisi telah menangkap tiga tersangka lainnya, TP, DTK dan M.

TP berperan sebagai penggembos ban, diamankan aparat di daerah Tajur, Bogor, Jabar, pada Minggu 11 Juni.

Dari nyanyian TP, aparat mendapatkan lokasi dua tersangka lainnya, DTK dan M, berdomisili Lampung. DTK yang berperan sebagai "penggambar" ditangkap di daerah Tanggamus, Lampung.

Sedangkan M ditangkap di Padang Cermin, Lampung. M sendiri berperan sebagai penggembos ban dengan cara memasukkan batang besi paku payung ke ban mobil korban.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan komplotan tersebut. Antara lain, sisa uang hasil rampok dan sejumlah kendaraan yang digunakan untuk beraksi.

Davidson tewas tertembak di kepala setelah dirampok pada Jumat siang 9 Juni 2017.

Perampokan berujung maut itu terjadi di SPBU 34 - 11712 Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Tepatnya, usai korban mengambil uang sebesar Rp 350 juta dari bank di kawasan Kebon Jeruk. [ald]

Komentar Pembaca
Musim Panen Kok Impor Beras

Musim Panen Kok Impor Beras

, 12 JANUARI 2018 , 19:00:00

Gerindra: Minta 40 Miliar? Untuk Saksi Saja 61,5 Miliar
Punggawa Golkar Di Rapat Pleno Fraksi

Punggawa Golkar Di Rapat Pleno Fraksi

, 11 JANUARI 2018 , 23:13:00

Menemui Ketua Umum

Menemui Ketua Umum

, 11 JANUARI 2018 , 04:21:00

Rapat Gabungan Persiapan Pilkada Serentak 2018