Hanura

Lusa, PN Jaksel Putuskan Kasus Perselisihan Hak Pengelolaan PT Blue Bird

 SENIN, 19 JUNI 2017 , 04:50:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Lusa, PN Jaksel Putuskan Kasus Perselisihan Hak Pengelolaan PT Blue Bird

Ilustrasi

RMOL. Salah satu pemilik 20 persen saham di PT Blue Bird, Mintarsih A. Latief, masih belum mendapat hak mengelola perseroan.
Mintarsih mengaku akan terus memperjuangkan keadilan untuk mendapatkan haknya sebagai pemegang saham Blue Bird yang sah.

"(Tanggal) 21 Juni nanti, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan membacakan kesimpulan. Kami punya bukti-bukti yang kuat," ungkap Mintarsih saat dikonfirmasi, Minggu (18/6).

Mintarsih terlibat perselisihan terkait hak pengelolaan PT Blue Bird. Padahal dirinya bertindak sebagai Direktur Administrasi dan Personalia diperusahaan taksi terbesar di Indonesia itu.

"Tidak ada upaya ada hukum dalam menggeser (posisi) saya di perusahaan. Buktinya tercantum dalam buku otobiografi berjudul sang burung biru halamaan 268 dan 269," terangnya.

Selain itu, papar Mintarsih, Blue Bird masih menggunakan UU Perseroan Terbatas tahun 1995. Padahal, seharusnya, perusahaan tersebut menyesuaikan dengan UU Perseroan Terbatas tahun 2007.

"Padahal hal itu sudah diatur dalam surat Kementerian Hukum dan HAM nomor 9934 tahun 2012 dan nomor 1150 tahun 2013 tentang perseroan terbatas," demikian Mintarsih.  [zul]

Komentar Pembaca
Elektabilitas Rizal Ramli Susul Prabowo Dan Jokowi
Korut Hancurkan Lokasi Uji Coba Nuklirnya
RR Bertemu Anwar Ibrahim

RR Bertemu Anwar Ibrahim

, 21 MEI 2018 , 00:45:00

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

, 20 MEI 2018 , 10:20:00

Arreaza Menonton Zapatero

Arreaza Menonton Zapatero

, 19 MEI 2018 , 05:19:00