Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

KPK: Setya Novanto Diduga Untungkan Diri Sendiri Dan Kondisikan Proyek E-KTP

Hukum  SENIN, 17 JULI 2017 , 19:39:00 WIB | LAPORAN: LILIS VARWATI

KPK: Setya Novanto Diduga Untungkan Diri Sendiri Dan Kondisikan Proyek E-KTP

Umumkan Setya Novanto Tersangka/RMOL

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus pengadaan KTP elektronik (e-KTP).
"KPK menetapkan saudara SN, Anggota DPR RI sebagai tersangka karena diduga menguntungkan diri sendiri atau korporasi, menyalahgunakaan kewenangan, fasilitas sehingga diduga merugikan keuangan negara," ujar Ketua KPK, Agus Rahardjo saat konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (17/7).

Agus menjelaskan, Ketua DPR RI itu memiliki peran cukup penting dalam proses perencanaan, pembahasan anggaran di DPR dan proses pengadaan KTP elektronik. Peran itu dilakukan Novanto lewat perantara Andi Agustinus atau Andi Narogong yang kini juga telah menjadi tersangka.

KPK juga menduga bahwa melalui Andi, Novanto telah mengondisikan peserta dan pemenang lelang pengadaan barang dan jasa proyek e-KTP.

"Sebagaimana terungkap dalam fakta persidangan korupsi e-KTP diduga telah direncanakan sejak proses perencanaan yang terjadi dua tahap yaitu penganggaran dan proses pengadaan barang dan jasa," jelas Agus.

Novanto dikenakan pasal 3 atau pasal 2 ayat 1 Undang-Undang no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU no 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 KUHP.[san] 
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Kapolda Iriawan Lengser

Kapolda Iriawan Lengser

, 20 JULI 2017 , 23:00:00

Jokowi Nonblok

Jokowi Nonblok

, 20 JULI 2017 , 19:00:00

Pigai Disambut Ribuan Warga

Pigai Disambut Ribuan Warga

, 19 JULI 2017 , 00:24:00

Bicara di Hadapan Pansus KPK

Bicara di Hadapan Pansus KPK

, 19 JULI 2017 , 02:31:00

Bahas Nasib Perppu Ormas

Bahas Nasib Perppu Ormas

, 19 JULI 2017 , 01:32:00