Rita Widyasari

KPK: Senin Kesempatan Novanto Membela Diri

Hukum  SABTU, 09 SEPTEMBER 2017 , 06:33:00 WIB | LAPORAN: LILIS VARWATI

KPK: Senin Kesempatan Novanto Membela Diri

Febri Diansyah/net

RMOL. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Setya Novanto pada Senin atau lusa.
Itu akan menjadi pemeriksaan perdana bagi Novanto sebagai tersangka korupsi proyek KTP elektronik (E-KTP). Yang menarik, KPK seperti sengaja menjadwalkan pemeriksaan itu satu hari sebelum sidang praperadilan yang diajukan pihak Ketua Umum Partai Golkar itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang rencananya berjalan pada Selasa (12/9).

Menurut jurubicara KPK, Febri Diansyah, pemeriksaan kepada Novanto merupakan bagian dari strategi penyidikan. Hingga saat ini, kata Febri, KPK telah memanggil lebih dari 110 saksi yang diperiksa untuk Novanto.

"Pemanggilan saksi atau tersangka itu sesuai dengan strategi diproses penyidikan. Sejauh ini sudah lebih 110 saksi yang kami panggil," kata Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (8/9).

Novanto dipanggil untuk mengklarifikasi sejumlah informasi yang sudah KPK dapatkan dari saksi-saksi dan juga dari penggeledahan-penggeledahan dan penyitaan sebelumnya.

Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan Novanto sebagai tersangka merupakan suatu proses yang terpisah dengan sidang praperadilan. Selama belum ada putusan sidang yang menyatakan status tersangka Novanto gugur, maka proses penyidikan akan terus berjalan.

"Tidak ada suatu aturan hukum pun bahwa praperadilan harus membuat penyidikan ini berhenti sementara. Karena itu akan jalan terus," tegasnya.

KPK mengharapkan Novanto bisa memenuhi panggilan tersebut. Kata Febri, pemeriksaan itu bisa dimanfaatkan oleh Ketua DPR RI itu untuk mengklarifikasi atau memberikan pembelaan diri.

"Kalau misalnya ada yang ingin dijelaskan, dibantah, diklarifikasi, maka di sinilah ruangnya. Tentu publik juga akan melihat hal ini agar bisa menjadi contoh kita semua terkait kepatuhan terhadap hukum," pungkas Febri. [ald]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Zulhas: Jangan Semua Urusan Presiden!

Zulhas: Jangan Semua Urusan Presiden!

, 20 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

, 20 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Optimalisasi Penerimaan Dana Bagi Hasil

Optimalisasi Penerimaan Dana Bagi Hasil

, 19 SEPTEMBER 2017 , 02:25:00

Pengungsi Kebakaran

Pengungsi Kebakaran

, 19 SEPTEMBER 2017 , 03:31:00

Pansus Akan Laporkan Hasil Kerja Ke Jokowi

Pansus Akan Laporkan Hasil Kerja Ke Jokowi

, 19 SEPTEMBER 2017 , 05:02:00