Dalam Perjanjian Kerjasama, Syahrini Dibayar Rp 1,3 M Oleh First Travel

Hukum  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 15:12:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam Perjanjian Kerjasama, Syahrini Dibayar Rp 1,3 M Oleh First Travel

Syahrini/Net

RMOL. Biro perjalanan First Travel mengeluarkan biaya sebesar Rp 1,3 miliar untuk berangkatkan artis Rini Fatimah Jaelani alias Syahrini bersama 12 orang rombongan lainya.
Dana Rp 1,3 miliar itu tertuang dalam perjanjian kerjasama First Travel untuk memberikan paket perjalanan umrah VVIP kepada Syahrini Cs. Namun pihak First Travel tidak merinci anggaran tersebut digunakan untuk keperluan apa saja selama sang icon berada di Tanah Suci.

"Tapi tidak dijelaskan bagaimana perhitungannya sampai bisa ditafsirkan oleh FT dalam perjanjian tersebut hingga senilai 1,3 M," kata Kepala Unit I Subdit V Jatanwil Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim, AKBP Bambang Wijanarko, Rabu (11/10).

Namun kata Bambang, Syahrini dalam berita acara pemeriksaanya dua hari lalu mengaku tidak pernah dibayar satu rupiah pun oleh First Travel.

"1,3 M itu nilai yang tertuang dalam perjanjian kerjasama, tapi tidak ada diberikan cash apa pun ke Syahrini," ujarnya.

Kuasa hukum Syahrini, Hotman Paris Hutapea menafsirkan soal Rp 1,3 miliar tersebut merupakan hitung-hitungan dari First Travel kepada yang Syahrini mempromosikan kegiatannya selama berada di Tanah Suci.

"Dengan imbalan selama dia di Tanah Suci dia akan posting dua kali sehari, biasanya kalau icon itu sekali posting 100 juta, sama honor icon 1 miliar," kata Hotman kemarin.

Syahrini, kata Hotman hanya dibarter oleh First Travel dengan fasilitas VVIP saja bukan berupa uang. "Fasilitas dari reguler umrah dinaikkan menjadi VVIP hanya itu saja," tambahnya. [rus]

Komentar Pembaca
Menkominfo Ajak Aktivis 98 Kelola Media Sosial
Buni Yani & Lieus Sungkharisma - Menerima Vonis (Part III)
AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Jabat Tangan Panglima

Jabat Tangan Panglima

, 08 DESEMBER 2017 , 21:12:00