Tiga Jam Diperiksa, Aiman Tetap Minta Kasusnya Diselesaikan Dewan Pers

 RABU, 11 OKTOBER 2017 , 16:46:00 WIB | LAPORAN: RANGGA DARMAWAN HARAHAP

Tiga Jam Diperiksa, Aiman Tetap Minta Kasusnya Diselesaikan Dewan Pers

Aiman/RMOL

RMOL. Jurnalis senior Kompas TV, Aiman Witjaksono diperiksa selama tiga jam oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Aiman diperiksa sebagai saksi dari pernyataan koordinator ICW Donald Fariz atas pelaporan dari Direktur Penyidikan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Aris Budiman.
"Saya diperiksa seputar apa yang berkaitan wawancara eksklusif Donald Fariz, diperiksa sekitar 20 sampai 30 pertanyaan," kata Aiman usai diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/10).

Aiman menuturkan, dirinya tetap tegas meminta kepada penyidik untuk dapat menyelesaikan kasus yang dilaporkan oleh Dirdik KPK tersebut melalui Dewan Pers.

"Tetapi sekali lagi saya mendorong penyelesaian ini dilakukan melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers," ungkap Aiman.

Menurutnya, segala permasalahan yang terkait pemberitaan dan berkaitan dengan wartawan dan narasumber dapat diselesaikan di Dewan Pers.

"Apakah kita (wartawan) atau narasumber juga tentu berharap ketika masuk dalam produk pemberitaan, maka diselesaikan dengan Undang-Undang Pers," ujar Aiman.

Kendati demikian, Aiman menyatakan dirinya berharap tidak ada lagi pemanggilan kepolisian atas pelaporan dari Aris Budiman.

"Kita berharap ya, mudah-mudahan tidak, dan ini bisa diselesaikan melalui Dewan Pers," tandas Aiman.

Sebelumnya, Pada Selasa (5/9) lalu, Aris Budiman membuat tiga laporan di Polda Metro Jaya terkait dengan dugaan pencemaran nama baik dalam pemberitaan media massa. Satu di antaranya bernomor LP 4219/IX/PMJ terkait dengan wawancara eksklusif dalam program Aiman Kompas TV dengan narasumber Donald Fariz, koordinator Indonesia Corruption Watch.

Dalam wawancara itu, Donald mengatakan ada sejumlah penyidik dan seorang direktur di internal KPK yang berkali-kali menemui anggota Komisi III DPR terkait dengan kasus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Donald juga mengatakan ada musuh dalam selimut di KPK.[san]

Komentar Pembaca
50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

, 16 JANUARI 2018 , 19:00:00

Anwar
Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ludes Dilalap Si Jago Merah

, 14 JANUARI 2018 , 03:23:00

Adegan KPK Tahan Fredrich

Adegan KPK Tahan Fredrich "Baso"

, 13 JANUARI 2018 , 16:40:00

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

, 14 JANUARI 2018 , 05:23:00