Hanura

KPK Panggil Eks Pejabat BPPN Terkait Kasus BLBI

 KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 11:59:00 WIB | LAPORAN:

RMOL. Nama Plt Deputi Bidang Asset Management Investment (AMI) Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Stephanus Eka Dasawarsa Sutantio masuk dalam jadwal pemeriksaan saksi di KPK hari ini (Kamis, 12/10).
Stephanus dijadwalkan akan diperiksa terkait kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI dengan tersangka mantan Kepala Badan Perbankan Penyehatan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan saksi kepada Stephanus Eka terkait kasus korupsi penerbitan SKL BLBI kepada obligor BDNI," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Stephanus juga menjalani pemeriksaan di Polda Lampung pada 16 Mei 2017 terkait kasus yang sama. Saat itu Stephanus diperiksa soal tugasnya dalam proses penutupan Bank Dafang Nasional Indonesia (BDNI) dan penagihan yang dilakukan oleh BPPN. Selain itu juga didalami perihal kewajiban obligor BDNI.

Diketahui obligor BDNI memiliki kewajiban kepada negara sebesar Rp 4,8 triliun. Hasil restrukturisasi sebesar Rp 1,1 triliun dinilai suistenable (berkelanjutan) dan ditagihkan kepada petani Tambak Dipasena. Sisa Rp 3,7 triliun kewajiban obligor tidak pernah ada pembahasan kembali hungga Syafruddin mengeluarkan SKL untuk Sjamsul Nursalim, pemegang saham BDNI.

Namun berdasarkan hasil investigasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ditemukan bahwa dari aset Rp 1,1 triliun hanya Rp 280 miliar yang kembali pada keuangan negara. Total itu berdasarkan lelang oleh perusahaan pengelola aset (PPA). Sehingga total kerugian negara akibat korupsi BLBI itu mencapai Rp 4,58 triliun. [rus]

Komentar Pembaca
Elektabilitas Rizal Ramli Susul Prabowo Dan Jokowi
Korut Hancurkan Lokasi Uji Coba Nuklirnya
Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

, 20 MEI 2018 , 10:20:00

RR Bertemu Anwar Ibrahim

RR Bertemu Anwar Ibrahim

, 21 MEI 2018 , 00:45:00