Polisi Perampok Bank Di Kalsel Punya Banyak Istri dan Pecandu Narkoba

 JUM'AT, 05 JANUARI 2018 , 17:26:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

RMOL. Brigadir Jumadi, anggota Polres Tabalong akhirnya berhasil ditangkap setelah merampok uang milik salah satu bank sebesar Rp 10 miliar.
Dari hasil pemeriksaan, Brigadir Jumadi nekat merampok lantaran memiliki kehidupan yang glamor. Tidak hanya itu, Jumadi juga seorang pecandu narkotika.

"Motif sementara karena pola hidup yang glamor. Keduanya juga pecandu narkotika dan sudah dites," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan AKBP M Rifai saat dikontak, Jumat (5/1).

Selain pecandu narkotika, kata dia, alasan lain Jumadi merampok lantaran faktor kebutuhan ekonomi yang tinggi.

"Dia juga punya banyak istri simpanan. Saat ini yang ketahuan baru dua," ucap Rifai.

Dari total uang Rp 10 miliar yang berhasil digasak, Polisi sejauh ini mengklaim baru menemukan setengahnya yakni Rp 4,5 miliar. 

"Sisanya masih dalam pencarian. Petugas masih di lapangan (Tim Polda Kalsel)," ujarnya.

Sebelumnya, Kamis (4/1) sekitar pukul 06.30 WITA sopir mobil pembawa uang berinisial G menjemput Brigadir Jumadi dirumahnya untuk meminta pengawalan pengambilan uang di Kantor Bank Mandiri Cabang Banjarmasin.

Di perjalanan menuju Tabalong, ditengah perjalan bergabung pelaku lain yang saat ini masih dalam penyelidikan, kemudian G diminta oleh Brigadir Jumadi untuk membelokan mobilnya ke Polsek Martapura Kota untuk mengambil sesuatu.

Sebelum sampai di Polsek tersebut, J dan rekannya mengancam kedua korban. Sopir mobil dan satu karyawan bank berinisial A dipakaikan borgol serta mata dan mulutnya ditutup lakban. Keduanya kemudian dibuang ke suatu tempat. [sam]


Komentar Pembaca
Oesman Sapta Odang - Memfungsikan DPD (Part 2)
Oesman Sapta Odang - DPD (Part 1)

Oesman Sapta Odang - DPD (Part 1)

, 23 JANUARI 2018 , 17:00:00

Kang Emil Angkat Koper

Kang Emil Angkat Koper

, 20 JANUARI 2018 , 20:57:00

Pesawat Hercules TNI Angkut Bantuan Kemanusiaan Untuk Warga Asmat
Pengerukan Kali Ciliwung

Pengerukan Kali Ciliwung

, 20 JANUARI 2018 , 17:31:00