Hanura

Kapolri: Hukum Adalah Supremasi, Tapi Demokrasi Juga Harus Dihormati

 KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 13:55:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri: Hukum Adalah Supremasi, Tapi Demokrasi Juga Harus Dihormati

Tito Karnavian/RMOL

RMOL. Polri dan juga lembaga penegak hukumnya lainnya diimbau tidak memproses sementara para calon kepala daerah yang diduga terjerat kasus hukum. Hal ini penting sebagai upaya menghormati proses demokrasi.
"Proses demokrasi ini adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian usai melantik pejabat utama dan kapolda di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/1).

Menurut Tito, para cakada yang bertarung itu telah berusaha mendapat simpati dan perhatian publik dengan tujuan meraup suara saat pemilihan nanti.

"Nah di tengah situasi ini bisa saja nanti mereka kehilangan suara popularits elektabilitas karena proses hukum," ujar Tito.

Lain hal, lanjut Tito, ketika proses hukumnya sudah pasti, artinya telah ada ketetapan hukum. Sebaliknya jika belum pasti cakada bersangkutan bersalah lalu ada panggilan-panggilan dari kepolisian maka dikhawatirkan menggerus elektabilitasnya dan mengganggu proses demokrasi.

"Saya berpendapat memang hukum adalah supremasi tapi demokrasi ini juga kita harus kita hormati," pungkas Tito.

Publik bisa keburu menghakimi cakada tersebut padahal belum tentu bersalah. Oleh karenanya Tito kembali mengajak kepada seluruh penegak hukum lain termasuk KPK, Bawaslu dan Kejaksaan Agung agar menghindari kpemanfaatan aparat penegak hukum dalam ranah politik.

"Selesai Pilkada, terpilih atau tidak, proses sebagai saksi atau tersangka bisa dilanjutkan," pungkas Tito.

Siang ini, Kapolri bersama pimpinan dari Kejaksaan, KPK, dan Bawaslu diundang DPR untuk membuat nota kesepahaman atau MoU.

"Siang ini kita semua dari Polri, Kejaksaan, KPK, Bawaslu itu diundang DPR. Dipimpin langsung oleh pimpinan DPR, kalau nggak salah Pak Fadli Zon, untuk membicarakan masalah kesepakatan ini," kata Tito.[wid]




Komentar Pembaca
Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

, 09 JULI 2018 , 17:10:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00