Hanura

Advokat Harus Jaga Kehormatan Dalam Menjalankan Tugas

 MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 19:25:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Advokat Harus Jaga Kehormatan Dalam Menjalankan Tugas

Net

RMOL. Advokat diminta dapat menjaga kehormatan profesinya dalam menjalankan tugas melakukan pembelaan hukum.
Dosen hukum pidana Universitas Bung Karno (UBK) Azmi Syahputra melihat fenomena saat ini terdapat nilai-nilai yang hilang dalam profesi advokat kebanyakan. Di mana, seharusnya berfungsi menjaga kehormatan dan kewibawaan hukum serta martabat profesi.

"Profesi advokat juga berfungsi sebagai pendidik hukum. Pendidikan hukum adalah pendidikan kemanuasiaan. Seharusnya advokat meluruskan persoalan hukum kliennya agar kembali pada makna tercapainya tujuan hukum dan nilai-nilai kemanusiaan," paparnya kepada redaksi, Minggu (14/1).

Menurut Azmi, fungsi tersebut selama ini hilang di kalangan profesi advokat. Kebanyakan malah menjadi keliru, bahkan melakukan hal yang bertentangan dengan etika dan nilai-nilai keluhuran. Sampai merekayasa, kesaksian palsu bahkan menggelapkan fakta.

"Di sinilah makna etika harus jadi samuderanya hukum menjadi batasan keseimbangan kepentingan. Jadi hak imunitas dalam pasal 16 UU Advokat bukan jadi tameng pembenar," jelasnya.

Dia menambahkan, hak imunitas berlaku sepanjang advokat mempertahankan kepentingan kliennya dengan iktikad baik.

"Serta proses yang jujur yang tidak bertentangan dengan undang-undang, nilai-nilai prinsip moral serta kepentingan bangsa yang lebih besar," demikian Azmi.

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat ada 22 advokat yang pernah terlibat perkara korupsi sejak 2005. Seluruhnya dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Termasuk di dalamnya Fredrich Yunadi, mantan pengacara Setya Novanto yang beberapa hari lalu dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Data ICW, dari 22 advokat, 16 di antaranya dijerat karena melakukan suap-menyuap, dua karena memberikan keterangan tidak benar, empat karena merintangi penyidikan perkara korupsi. Sebanyak 16 orang ditangani KPK, lima orang oleh kejaksaan, dan satu orang ditangani kepolisian. [wah]


Komentar Pembaca
Jokowi Berupaya Mengunci Mitra Koalisi
Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

, 20 JULI 2018 , 13:00:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Salam Komando Demokrat-PDIP

Salam Komando Demokrat-PDIP

, 14 JULI 2018 , 03:59:00

Kunjungan Khofifah-Emil

Kunjungan Khofifah-Emil

, 13 JULI 2018 , 01:26:00