Hanura

KPK Buka Peluang Panggil Paksa Bos Gajah Tunggal

 SENIN, 09 APRIL 2018 , 23:02:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

KPK Buka Peluang Panggil Paksa Bos Gajah Tunggal

Febri Diansyah/Net

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus berupaya menghadirkan saksi kunci Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim.
Lembaga antikorupsi membuka peluang menjemput paksa bos PT Gajah Tunggal Tbk apabila yang bersangkutan tidak berada di Indonesia.

"Kalau saksinya ada di Indonesia kita bisa menghadirkan atau meminta petugas untuk dihadirkan atau yang disebut secara umum panggil paksa," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Senin (9/4).

Walau begitu, Febri mengakui pihaknya tidak bisa berbuat banyak lantaran pasangan suami istri itu tengah berada di luar negeri. Sekalipun, Sjamsul termasuk PT Gajah Tunggal diuntungkan dalam penerbitan SKL BLBI.

"Kalau di luar negeri tentu itu tidak bisa kita lakukan," ujarnya.

"Nanti akan dianalisis kembali kalau memang sudah cukup tentu akan dilakukan pelimpahan apakah tahap pertama atau tahap kedua atau hal hal lain yang nanti kami sampaikan lagi," sambung Febri.

KPK telah menahan Syafruddin selaku tersangka penerbitan SKL BLBI kepada Sjamsul Nursalim. Dalam kasus ini, perbuatan Syafruddin diduga telah merugikan negara hingg Rp4,58 triliun sebagaimana hasil audit investigatif yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam beberapa kesempatan, Syafruddin sempat membantah telah menyebabkan kerugian negara dalam menerbitkan SKL BLBI tersebut. Dia mengklaim penerbitan SKL BLBI kepada Sjamsul Nursalim telah melalui mekanisme yang benar dan disetujui Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK). [sam]

Komentar Pembaca
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Wujudkan Pemikiran Bung Karno dan Kim Il Sung
Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00