Hanura

KPK Mau Tarik Lagi Penyidik Ahli Kasus BLBI

 SELASA, 17 APRIL 2018 , 19:48:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkaji penarikan kembali penyidik Polri, Muhammad Irhamni. Hal itu dilakukan guna menuntaskan perkara korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
"Memang ada kebutuhan. Terus terang yang bersangkutan sudah meneliti kasus BLBI sudah tiga tahun," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo di kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Jakarta, Selasa (17/4).

Menurut dia, KPK memerlukan bantuan Irhamni untuk mengungkap kasus SKL BLBI karena dia mumpuni dan mempunyai pengetahuan lebih pada kasus itu.

"Pada saat kami mau memproses, kami kan memerlukan pengetahuan yang sangat khusus. Transfer of knowledge dari yang bersangkutan, ini yang sebetulnya kenapa terjadi rekrutmen begitu karena kebutuhannya snagat spesifik," lanjutnya.

Walau begitu, Agus tidak mau terburu-buru menarik Irhamni, karena ada pendapat yang berseberangan. Ada yang berpendapat Irhamni tidak diperbolehkan masuk kembali karena masa tugasnya sudah selesai, begitu juga sebaliknya.

"Karena ada dua pendapat yang berseberangan, makanya ini kita ditunda. Dikaji oleh temen-temen biro hukum yang akan ajak ahli dari luar. Yang bener itu pendapat yang mana," tukasnya.

KPK baru menjerat mantan Kepala BPPN, Syafruddin Temenggung sebagai tersangka di perkara ini. Syafruddin diduga telah merugikan keuangan negara sekira Rp 4,58 Triliun atas penerbitan SKL BLBI kepada Sjamsul Nursalim selaku obligor BDNI.

Namun berkali-kali Bos PT Gajah Tunggal, Tbk dan istri  dipanggil oleh KPK secara patut, keduanya selalu mangkir pemeriksaan penyidik.Sementara Syafruddin kini sudah ditahan penyidik KPK. [sam]

Komentar Pembaca
Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

, 09 JULI 2018 , 17:10:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00