Hanura

Dokter Bimanesh Menyesal Ikut Rekayasa Kecelakaan Setnov

 JUM'AT, 06 JULI 2018 , 13:29:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

Dokter Bimanesh Menyesal Ikut Rekayasa Kecelakaan Setnov

Sidang pledoi Bimanesh Soetarjo/RMOL

RMOL. Dokter Bimanesh Soetarjo merasa telah dimanfaatkan oleh Fredrich Yunadi untuk merawat mantan Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov). Terdakwa kasus merintangi penyidikan perkara korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el) ini pun menyesali perbuatannya.
Pengakuan ini diutarakan Bimanesh saat membacakan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).

“Saya merasa bersalah tidak cermat dimanfaatkan Fredrich Yunadi dan kliennya untuk menghindari pencarian KPK," ujarnya.

Bimanesh juga mengatakan, tidak seharusnya ia menerima terlibat rekayasa kecelakaan tunggal di kawasan Jalan Permata Hijau, Jakarta Selatan pada medio November 2017.

"Saya merasa bersalah merawat Novanto dalam keadaan tidak lazim," tuturnya.

Menurut Bimanesh, semua rekayasa itu memang diatur oleh Fredrich yang kala itu menjadi kuasa hukum Setya Novanto.

“Dalam persidangan ini terbukti adalah Fredrich Yunadi yang sengaja menghalang-halangi KPK," tukasnya.

Jaksa penuntut umum pada KPK sebelumnya telah menuntut Bimanesh Soetardjo selama enam tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan.

Jaksa menyebut Bimanesh terbukti bersalah merintangi penyidikan KPK dalam perkara korupsi KTP-el. [wid]

Komentar Pembaca
Ini Hasil Pertemuan Prabowo Dan Puan

Ini Hasil Pertemuan Prabowo Dan Puan

, 17 JULI 2018 , 19:00:00

Gerindra, PKS dan PAN Belum Capai Titik Temu
Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00