Hanura

Ternyata KPK Sudah Buntuti ES Sebelum Ditangkap Di Rumdin Idrus

 JUM'AT, 13 JULI 2018 , 21:15:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

Ternyata KPK Sudah Buntuti ES Sebelum Ditangkap Di Rumdin Idrus

Febri Diansyah/RMOL

RMOL. Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah membuntuti Eni Maulani Saragih (EMS), sebelum diamankan di rumah dinas Menteri Sosial, Idrus Marham.
EMS salah satu pihak yang diamankan dalam operasi penindakan KPK, Jumat (13/7). Setidaknya ada 9 pihak yang diamankan tim satgas KPK dalam operasi tersebut.

"Tadi setelah kita ikuti ada salah satu pihak yang berada di rumah tersebut, jadi kami amankan di sana dan kita bawa ke kantor KPK," ujar Jurubicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/7)

Lebih lanjut Febri menjelaskan tidak ada unsur kesengajaan mengamankan yang diduga EMS di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham.

Ia menambahkan pihak yang diamankan dipastikan terlibat dalam perkara yang sedang diselidiki KPK.

"Kami memastikan bahwa orang yang diduga terlibat dari perkara yang kita tangani ini adalah salah satu yang kita bawa ke KPK," ujar Febri.

EMS merupakan anggota Fraksi Golkar dan saat ini aktif sebagai pimpinan Komisi VII DPR. EMS berada di rumah dinas Idrus untuk menghadiri perayaan ulang tahun anak bungsu dari mantan Sekjen DPP Golkar itu.

Kabarnya, petugas KPK mengamankan barang bukti Rp 500 juta terkait penangkapan Eni. Uang itu terkait proyek di Perusahan Listrik Negara (PLN).

Informasi yang diterima wartawan menyebut suap diberikan seorang pengusaha yang pernah menggarap megaproyek senilai 2,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 21 triliun di Sumatera. [nes]



Komentar Pembaca
Jokowi Berupaya Mengunci Mitra Koalisi
Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

, 20 JULI 2018 , 13:00:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Salam Komando Demokrat-PDIP

Salam Komando Demokrat-PDIP

, 14 JULI 2018 , 03:59:00

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

, 17 JULI 2018 , 21:28:00