Mabes Polri: Deportasi Abdul Somad Sepenuhnya Wewenang Hongkong

Selasa, 26 Desember 2017, 11:33 WIB | Laporan: Idham Anhari

Brigjen Pol Mohammad Iqbal/RMOL

RMOL. Mabes Polri tidak berwenang memproses ataupun menindaklanjuti perihal deportasi Ustadz Abdul Somad oleh otoritas Hongkong.

"Itu sepenuhnya kewenangan pemerintah Hongkong, kita tidak ada dapat campur tangan atau ikut campur, mereka negara berdaulat," kata Kepala Biro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/12).

Namun, lanjut Iqbal, sejauh ini belum ada pihak ataupun lembaga yang merekomendasikan pencekalan kepada Ustad Abduk Somad.
Lomba Foto SelfiePilpres2019

"Tidak ada permintaan dari kelembagaan manapun apalagi Polri, terhadap pencekalan Ustad Somad," terang Iqbal.

Abdul Somad dihadang dan dideportasi oleh petugas otoritas Hongkong begitu tiba di Bandara Internasional Hong Kong pada Sabtu (23/12) pekan lalu. Ustadz kondang asal Riau itu datang ke Hong Kong memenuhi undangan WNI untuk menyampaikan ceramah.

Kejadian bermula ketika Abdul Somad dan rombongan mendarat di Hongkong sekitar pukul 16.00 waktu setempat (atau pukul 15:00 WIB). Setelah keluar pintu pesawat sudah ada beberapa orang petugas menghadang mereka.

Abdul Somad yang dipisahkan dari rombongan kemudian dibawa ke sebuah ruangan di bandara. Di situ, petugas menginterogasinya dengan banyak pertanyaan. Termasuk keterkaitan dengan sebuah ormas.[wid]





Kolom Komentar


Video

Elektabilitas Jokowi Terus Tergerus

Kamis, 21 Maret 2019
Video

Duit Di Laci Menag Berkaitan Dengan Kasus Romi

Kamis, 21 Maret 2019
Video

Prabowo-Sandi Incar Golput

Kamis, 21 Maret 2019
loading