Verified
Hanura

Penuhi Hak-hak Korban Kejahatan Seksual Anak, Tangkap Para Pelakunya

 SABTU, 13 JANUARI 2018 , 12:20:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penuhi Hak-hak Korban Kejahatan Seksual Anak, Tangkap Para Pelakunya

Foto/Net

RMOL. Pada awal 2018 ini, publik dikejutkan dua kasus kekerasan seksual terhadap anak yang cu­kup memprihatinkan. Pertama, beredar video hubungan seksual antara anak dengan perempuan dewasa yang diduga dibuat dan diarahkan oleh enam orang dewasa.

Kedua, terkuak kasus kek­erasan seksual di Tangerang yang diduga dilakukan oleh seorang guru honorer terhadap 41 orang anak.

Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Ajeng Gandini Kamilah menuturkan, dalam kedua kasus tersebut para pelaku dapat dijerat dengan pi­dana berlapis. Mulai dari pasal-pasal di UU Perlindungan Anak, UU Pornografi, UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan yang paling penting yakni UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (UU TPPO).

"Untuk kasus perekaman vid­eo anak dengan perempuan de­wasa perlu diperhatikan bahwa pelaku dalam video tersebut dapat diduga merupakan bagian dari sindikat peredaran video pedofilia," katanya.

Dengan demikian pembuatan video tersebut dilakukan dalam konteks eksploitasi seksual untuk kepentingan ekonomi. Aparat penegak hukum harus melihat kasus ini bukan hanya dengan kacamata kekerasan seksual pada anak menggu­nakan aturan tunggal seperti pornografi atau perlindungan anak semata.

"Namun sekali lagi harus menggunakan pasal berlapis. Salah satunya dengan instrumen UU TPPO," imbuhnya.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00