Verified
Hanura

Klarifikasi Singapura Antiklimaks Upaya Polri Bongkar Kasus Kondensat

 MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 12:45:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

RMOL. Tersangka kasus korupsi penjualan kondensat yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp 38 tiliun, Honggo Wedratmo ternyata tidak berada di Singapura.

Klarifikasi pemerintah Singapura yang dimuat di halaman Facebook Kedubes Singapura di Jakarta itu merujuk pada keterangan pers Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto pada Senin (8/1) pekan lalu.

Menurut Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman, penjelasan otoritas Singapura tersebut justru memberi kesan Mabes Polri telah gagal memantau keberadaan Honggo. Selama ini selalu diinformasikan ke publik bahwa Honggo sedang menjalani perawatan kesehatannya.

"Tentu hal ini bisa dianggap antiklimaks dari upaya Mabes Polri membongkar kasus yang sangat fantastis di sektor migas," ujar Yusri, Minggu (14/1).

Padahal awalnya publik telah memberikan apresiasi yang luar biasa kepada kinerja Budi Wiseso sebagai Kabareskrim pada Mei 2015 berhasil mengungkap kasus megakorupsi ini. Bahkan, lanjut Yusri, menurut sumber yang sangat layak dipercaya berkas perkara kondensat sudah lama juga mengendap di KPK era Abraham Samad.

Beberapa kali tertundanya pelimpahan berkas perkara yang sudah P 21 dari Mabes Polri ke Kejaksaan Agung yang seharusnya pada 8 Januari 2018 sudah tuntas. 2,5 tahun pelimpahannya tertunda.  

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00