Hanura

Saksi Ceritakan Bagaimana Rita Widyasari Wanti-wanti Tidak Terima Gratifikasi

 RABU, 23 MEI 2018 , 15:48:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

Saksi Ceritakan Bagaimana Rita Widyasari Wanti-wanti Tidak Terima Gratifikasi

Foto:RMOL

RMOL. Bupati Kutai Kartanegara (nonaktif) Rita Widyasari pernah mengancam memecat bawahannya jika memberi gratifikasi kepada dirinya.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kukar Sri Wahyuni saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Rabu (23/5). Sri dihadirkan oleh kuasa hukum Rita.

Sri mengatakan pada suatu kesempatan Rita menyampaikan penegasan akan memecat bawahannya jika memberikan gratifikasi.

"Ya, saat itu beliau juga memastikan bahwa tidak memberi gratifikasi kepada beliau karena kalau memberi gratifikasi kepada beliau, akan saya (Rita) pecat. Jadi beliau sudah membentengi karena yang dilantik pada saat itu ada kepala UPD," ujarnya.

Sri pun sempat diminta mempraktikan bagaimana Rita mewanti-wanti para bawahannya agar tidak melakukan gratifikasi terhadapnya.

"Yang saya ingat kepala UPD jangan melakukan gratifikasi, kalau melakukan gratifikasi saya pecat," tirunya.

KPK menetapkan Rita sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi sejak menjabat Bupati Kukar pada periode 2010-2015 dan periode 2016-2021.

Rita diduga menerima fee atas proyek, fee atas perizinan dan fee pengadaan barang dan jasa yang menggunakan APBD Kabupaten Kukar. Jumlah gratifikasi sebesar Rp 436 miliar. [rus]

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Sambut Kemeriahan Asian Games

Sambut Kemeriahan Asian Games

, 15 AGUSTUS 2018 , 04:34:00

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

, 17 AGUSTUS 2018 , 10:48:00