Hanura

KPK Fokus Bangun Integritas Pejabat Di Jawa Timur

 MINGGU, 10 JUNI 2018 , 17:31:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

RMOL. Kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua kepala daerah di Jawa Timur sebagai tersangka. Mereka adalah Walikota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar, dan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. 
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan lembaganya akan fokus membangun integritas para pejabat di Jawa Timur sebagai solusi agar tidak terjadi tindak pidana korupsi.

KPK katanya, tidak kurang melakukan pencegahan dengan memperhatikan seluruh daratan Jawa bahkan frekuensi kunjungan di Jawa merupakan kunjungan paling banyak.

"Yang jelas kalau mau bicara kita mau membangun integritas, KPK kan masuk di sana. Bahkan agenda sampai tahun 2023 itu kan membangun integritas," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/6)

Dia menyebut KPK akan melakukan langkah-langkah yang lain agar pembangunan integritas dapat lebih cepat terbangun di antara para pejabat di daerah-daerah di Pulau Jawa.

"Jadi kalau sampai sekarang belum terbangun integritasnya ya kita akan tunggu saja. Kami akan mungkin lebih cepat lagi melakukan langkah-langkah," tukasnya.

Lembaga antirasuah pernah mengungkap sebaran anggota DPRD yang telah diproses sejak berdiri menjadi institusi. Dalam tabel yang dibagikan oleh Jurubicara KPK, Febri Diansyah tercatat Jawa Timur menduduki posisi kedua dengan angka 25 perkara.

Ditahannya dua kepala daerah yakni Walikota Blitar, Muhammad Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo menambah catatan perkara yang ditangani KPK di tanah Jawa Timur.[dem] 

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Sambut Kemeriahan Asian Games

Sambut Kemeriahan Asian Games

, 15 AGUSTUS 2018 , 04:34:00

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

, 17 AGUSTUS 2018 , 10:48:00