Hanura

Lapas Kedungpane Ajukan 472 Remisi, Satu Diantaranya Napiter

 RABU, 13 JUNI 2018 , 04:57:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Lapas Kedungpane Ajukan 472 Remisi, Satu Diantaranya Napiter

Foto/Net

RMOL. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane Semarang mengajukan 472 remisi pada Hari Raya Idul Fitri 2018. Seorang diantaranya merupakan napi teroris (napiter).

Humas LapasKedungpane Fajar Shodiq, mengatakan napiter yang akan mendapat remisi merupakan pindahan dari Lapas Cibinong dua tahun yang lalu.

Menurutnya, pengajuan napiter bernama Barkah Nawasaputra itu sedang diproses. Barkah berbeda dengan empat napiter lainnya dinyatakan tidak mendapat remisi.

Napiter tersebut diketahui menolak segala bentuk upaya deradikalisasi. Mereka, sambung Fajar, juga menolak tawaran menjadi justice collaborator untuk memerangi tindak pidana terorisme. Keempat napiter tersebut adalah Arif Arih Basuki, Tony Anggara, Rohadi serta seorang napiter pindahan dari Lapas Pekalongan yang bernama Rudiyanto.

"Sekarang yang bersangkutan (Barkah) masih proses usulan pembebasan bersyarat. Tinggal nunggu Surat Keputusannya dari Menteri Hukum dan Ham," ujarnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (12/6).

Lebih lanjut Fajar menyatakan tindakan empat sangat disayangkan. Bahkan masih ada dua napiter lainnya yang tidak mendapat remisi. Mereka merupakan tahanan kasus Bom Bali I yang divonis penjara seumur hidup oleh pengadilan.

"Yang dua lagi sudah menghuni Lapas Kedungpane sejak 10 tahun terakhir. Sempat ngajuin grasi ke presiden tapi sampai sekarang enggak dapat jawaban," ujar Fajar. [nes]



Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

, 11 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

, 11 DESEMBER 2018 , 03:08:00

Surat Suara Pemilu 2019

Surat Suara Pemilu 2019

, 12 DESEMBER 2018 , 00:32:00

Terintegrasi Bus Damri

Terintegrasi Bus Damri

, 10 DESEMBER 2018 , 16:45:00