Hanura

PALU HAKIM

Hakim Marah Saksi Pegawai Dinas PU Berbelit-belit

Korupsi Proyek Jalan Bandar Lampung

 SABTU, 14 JULI 2018 , 09:08:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Hakim Marah Saksi Pegawai Dinas PU Berbelit-belit

Foto/Net

RMOL. Saksi dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung memberikan keterangan berbelit-belit dalam sidang perkara korupsi proyek jalan Sentot Alibasa. Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang pun ngomel.
Ada enam saksi dari Dinas PU yang dihadirkandalam persidangan terdakwaWilson dan Selamat Riadi Tjan. Mereka adalah Bambang, Samsul Rahman, Ervina Kurniati, Joko Purnomo, Yudi Eric Hendarsyah Rusdan Arisandy dan Irwan Sujoko.

Hakim mulai jengkel ketikasaksi mengatakan gambar proyek jalan dibuat sebelum lelang. Padahal, keterangan saksi dalam sidang terdahulu menyebut­kan gambar proyek baru dibikin di tengah pelaksan­aan pekerjaan.

"Gambar siapa yang dipakai untuk lelang? Kalian da­pat dari siapa?" cecar Hakim Gustina Aryani. Para saksi pun terdiam. Tak bisa men­jawab pertanyaan hakim.

Lantaran tak bisa menjawab soal itu, Gustina pun mempertanyakan kompetensi para saksi dalam menangani proyek. "Saya tanya apakah kalian semua lulus sertifikasi atau tidak? Kalian ini dengan bangga mengatakan lulus, tapi tidak mengerti apa-apa. Ini jadi catatan buat kalian," kata Gustina Aryani. Lagi-lagi para saksi hanya terdiam.

Sementara Hakim Zaini Basir mempersoalkan rang­kap jabatan para saksi dalam pelaksanaan proyek ini. Sebagai anggota kelompok kerja (pokja) lelang sekali­gus pengawas proyek.

"Cara kerja kalian ini seperti apa? Kok bisa dua jabatan, pokja sekaligus pengawas. Memang tidak ada larangan, hanya saja tidak ada aturan yang jelas mengatur hal itu. Kalau alasan kekurangan orang, tidak mungkin. Banyak orang yang mau melakukan pengawasan," katanya.

Di persidangan terung­kap perencanaan proyek ini tidak matang. Menurut Hakim Zaini, semestinya lelang dibuka setelah semua persiapan beres. Termasuk pendanaannya.

"Nah, ini dana keluar di akhir Desember, sementara proses lelang pada pertenga­han bulan," Zaini heran.

"Ya, bulan Desember baru dana proyek keluar Majelis. Untuk alasannya apa? BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) yang tahu," aku saksi. Ia juga menjelaskan pembayaran dilakukan beberapa bulan kemudian setelah proyek berjalan.

Mendengarkan keterangan itu, Zaini akan mengkonfirmasinya kepada saksi Trisno Andreas dari BPKAD. "Nanti akan saya tanyakan soal ini," ujarnya.

Dalam perkara ini, Wilson dan Selamat Riadi Tjan didakwa melakukan korupsisebagaimana Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Wilson adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek peningkatan jalan dan pelebaran Jalan Sentot Alibasa. Sedangkan Selamat, Direktur PT Satria Sukarso Wawai, perusahaan pemenang tender.

"Melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korpo­rasi yang dapat merugikan keuangan negara sebesar Rp 811 juta," Jaksa Penuntut Umum Eka Aftarini memba­cakan dakwaan. ***

Komentar Pembaca
Pecat Anak Buah Surya Paloh!

Pecat Anak Buah Surya Paloh!

, 24 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00

Antri Tanda Tangan

Antri Tanda Tangan

, 18 SEPTEMBER 2018 , 03:45:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
Ketika Kiai Ma'ruf Amin Digoyang Penyanyi Dangdut, Warganet Istighfar<i>!</i>
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Elemen Muda 212 Tolak Keputusan GNPF Ulama Yang Mendukung Prabowo-Sandi
Golkar: Kedok <i>#2019GantiPresiden</i> Sekarang Terbuka
Gatot Nurmantyo Faktor Penentu Kemenangan Pilpres
Hari Tani Nasional Dan Prakarsa Desa

Hari Tani Nasional Dan Prakarsa Desa

Suara Publik25 September 2018 05:46

Prajurit TNI-Polri Tidak Boleh Terbawa Arus Isu Pemilu
Pemuda Tani HKTI Bertekad Lahirkan Santri Tani

Pemuda Tani HKTI Bertekad Lahirkan Santri Tani

Nusantara25 September 2018 05:11

Antara Etika Dan Strategi Politik

Antara Etika Dan Strategi Politik

Suara Publik25 September 2018 04:45