Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Wakapolri: Polisi Jangan Asal Tembak

 JUM'AT, 20 JULI 2018 , 14:14:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakapolri: Polisi Jangan Asal Tembak

Foto/RMOL

RMOL. Penindakan tegas dan terukur alias menembak oleh aparat Kepolisian terhadap pelaku kejahatan memang dibolehkan, jika kondisi dan situasinya mengancam jiwa aparat. Namun, personel Polri tidak boleh asal memuntahkan peluru dari senjata saat situasi dan kondisinya normal.

Begitu yang dikatakan oleh Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menjawab kritik LBH Jakarta, soal instruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz, untuk tembak ditempat kepada terduga pelaku begal yang melawan ketika hendak ditangkap.

"Iya pokoknya tidak boleh ceroboh dalam menangani, seluruh aparat tidak boleh ceroboh kecuali aparat mengalami ancaman jiwa baru bisa (menembak). Sepanjang itu masih situasi normal tidak boleh ceroboh apalagi penembakan tidak boleh," kata Wakapolri di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/7).

Personel Polri baru bisa melakukan tindakan tegas dan terukur saat jiwanya terancam, ia mencontohkan saat tim Detasemen Khusus 88 anti teror Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap empat orang terduga teroris di Jalan Raya Kaliurang, Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.

"Seperti kejadian di Jogja itu ya terancam jiwanya udah ditebas kiri kanan baru bisa (menembak)," ungkapnya.

Sebelumnya, LBH Jakarta mempermasalahkan instruksi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis menembak di tempat setiap terduga pelaku begal yang melawan ketika hendak ditangkap. Instruksi itu disebut bertentangan dengan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap).

Berdasarkan Perkap Nomor 1 dan Nomor 8/ 2009, polisi hanya boleh menembak dengan tujuan peringatan dan melumpuhkan. [fiq]


Komentar Pembaca
Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!
Prabowo-Sandi Berpelukan

Prabowo-Sandi Berpelukan

, 15 JANUARI 2019 , 12:46:00

Bermalam Di Depan Istana

Bermalam Di Depan Istana

, 15 JANUARI 2019 , 13:51:00

Jajal Kartu Pintar NPWP

Jajal Kartu Pintar NPWP

, 15 JANUARI 2019 , 23:59:00

KPK, Segera Minta Imigrasi Cegah Mendagri Ke Luar Negeri<i>!</i>
Ada Luhut Di Balik Gatot Nurmantyo?

Ada Luhut Di Balik Gatot Nurmantyo?

Politik15 Januari 2019 12:18

Pendemo: Pak Jokowi, Kami Orang Sengsara, Agnes Monica Orang Kaya
Pidato Prabowo Vs Jokowi,  Media Indonesia Di Mata Pengamat Asing
Gwadar

Gwadar

Dahlan Iskan17 Januari 2019 05:13

Salah Sebut Nama, Presiden Jokowi Disoraki Perangkat Desa
Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang

Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang

Politik16 Januari 2019 00:50