Hanura

KPK Kembali Berharap Penyelenggara Pemilu Tidak Loloskan eks Napi Korupsi

 JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 11:23:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

KPK Kembali Berharap Penyelenggara Pemilu Tidak Loloskan eks Napi Korupsi

Febri Diansyah/Net

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 220 anggota dewan yang tersangkut kasus korupsi. 145 diantaranya merupakan legislator dari 13 provinsi yang ada di Indonesia.

Jurubicara KPK Febri Diansyah menjelaskan dari data inilah KPK berharap penyelenggara pemilu tidak meloloskan bakal caleg yang pernah tersandung kasus. Terlebih, bacaleg yang sudah pernah dipidana karena terbukti korupsi.

Menurutnya hal tersebut menjadi salah satu pencegahan agar setiap pemilu masyarakat dapat memilih pemimpin bersih dan berintegritas.

‎"Kami berharap dalam konteks pencegahan dan perwujudan politik yang bersih ke depan dalam pemilu legislatif ke depan, aspek latar belakang dari calon anggota legislatif itu diperhatikan," ujar Febri saat dikonfirmasi, Jumat (14/9).

Dalam penanganan kasus di KPK anggota DPRD yang paling banyak menjadi tersangka di KPK yakni berasal dari Sumatera Utara (Sumut) dan Malang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri telah mengeluarkan aturan ‎Nomor 20 Tahun 2018 terkait pelarangan bagi mantan narapidana korupsi untuk ikut Pileg 2019.‎ Namun, saat ini aturan tersebut digugat oleh sejumlah pihak ke Mahkamah Agung (MA). [nes]‎‎



Komentar Pembaca
Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Pemprov Bali Berwenang Usir Pengusaha Tiongkok
Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

, 16 NOVEMBER 2018 , 14:17:00

Elpala Latihan ORAD

Elpala Latihan ORAD

, 17 NOVEMBER 2018 , 12:29:00

Meninjau PLBN Distrik Sota, Papua

Meninjau PLBN Distrik Sota, Papua

, 17 NOVEMBER 2018 , 18:25:00