Dirut BPJS: Pelayanan Kami Masih Kurang, Tapi Jangan Sebarkan Hoax

Selasa, 18 September 2018, 10:52 WIB | Laporan: Idham Anhari

Fachmi Idris/RMOL

RMOL. Dengan mengelola sebanyak 202 juta peserta, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pasti memiliki kekurangan dan persoalan dalam pelayanan. Kendati demikian, BPJS terus membenahinya.

Begitu disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris usai melaporkan beberapa akun Instagram atas tuduhan hoax ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (18/9).

“Tapi jangan diganggu proses kesejukan ini dengan (menyebar hoax) yang kegelisahan kepada masyarakat,” kata Fachmi.

Fahmi memastikan, BPJS terbuka dalam menerima pengaduan serta keluhan masyarakat dari berbagai saluran, termasuk media sosial.

"Tetapi kalau kemudian yang disampaikan itu tidak benar, tidak sesuai kami juga ingin mengedukasi masyarakat (dengan melaporkan) agar tidak mudah menyebarkan berita tidak benar," pungkasnya.

Para terlapor yakni pemilik akun Instagram dengan nama ikarbirri dan anistadestya dituduh pelanggaran pasal 310 KUHP Jo pasal 311, 207 KUHP Jo pasal 27 ayat 3 UU 11/2008 Jo pasal 45 UU ITE dan pencemaran nama baik. Dengan nomor laporan STTL/932/IX/2018/Bareskrim. [wid] 

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading