Hanura

Idrus Marham Bantah Ada Restu Ketum Golkar Kawal PLTU Riau 1

 KAMIS, 08 NOVEMBER 2018 , 13:36:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Idrus Marham Bantah Ada Restu Ketum Golkar Kawal PLTU Riau 1

Idrus Marham/KPK

RMOL. Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham menjalani pemeriksaan dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau 1 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (8/11).

Idrus yang juga tersangka dalam kasus tersebut tiba dengan menumpang mobil tahanan sekira pukul 13.14 WIB. Dia akan dimintai keterangan untuk tersangka Eni Maulani Saragih.

Mantan Sekjen Golkar itu memberikan bantahan saat ditanya soal pengakuan Eni terkait adanya restu dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk mengawal proyek tersebut.

"Enggak ada, Golkar tidak pernah merestui siapapun," ujar Idrus singkat kepada wartawan.

Dalam kasus PLTU Riau-1, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah mantan Wakil Ketua Komisi VII DRP, Eni Maulani Saragih, Idrus Marham sendiri dan Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemilik saham Blackgold yang merupakan konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Johannes Kotjo didakwa telah memberikan suap sebesar Rp 4,7 miliar kepada Eni. Suap tersebut diberikan sebagai jatah memenangkan proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Adapun peran Idrus diduga terlibat dalam suksesi kontrak jual beli tenaga listrik atau Power Purchase Agreement PLTU Riau-1 kepada pihak konsorsium. Imbalannya, Idrus diduga menerima jatah sebesar 1,5 juta dolar AS dari Johannes Kotjo. [rus]

Komentar Pembaca
Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Pemprov Bali Berwenang Usir Pengusaha Tiongkok
Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

, 16 NOVEMBER 2018 , 14:17:00

Elpala Latihan ORAD

Elpala Latihan ORAD

, 17 NOVEMBER 2018 , 12:29:00

Meninjau PLBN Distrik Sota, Papua

Meninjau PLBN Distrik Sota, Papua

, 17 NOVEMBER 2018 , 18:25:00