Vonis Johannes Kotjo Lebih Ringan Dari Tuntutan Jaksa KPK

Kamis, 13 Desember 2018, 15:16 WIB | Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Johannes Kotjo/Net

RMOL. Pengusaha Johannes Budisutrino Kotjo terbukti secara hukum melakukan pidana suap terhadap mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Suap senilai Rp 4,7 miliar diberikan pemilik saham Blackgold Natural Resources Ltd terkait pengerjaan proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Majelis hakim yang dipimpin Hakim Lucas Prakoso menetapkan putusan vonis 2 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Menyatakan terdakwa Johanes B Kotjo telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar Lucas saat menbaca putusan pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (13/12).

Vonis majelis hakim kepada Kotjo lebih rendah daripada tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam sidang sebelumnya, Kotjo dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. [rus]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading