Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Rumah Wakil Ketua KPK Dilempari Bom Molotov

 RABU, 09 JANUARI 2019 , 11:45:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rumah Wakil Ketua KPK Dilempari Bom Molotov

Foto: Repro

RMOL. Kediaman pribadi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan nomor 42, Jakarta Selatan, menjadi sasaran teror, dinihari tadi (Rabu, 9/1).

Sebuah bom molotov meledak tepat di balkon lantai dua rumah bercat warna krem itu.

Seorang saksi mata yang rumahnya tepat di seberang rumah Laode, mengaku sempat mendengar suara ledakan pada pukul 1 dinihari.

"Seperti suara pecahan barang agak keras," tutur Suwarni yang keseharian berjualan kue.

Tapi ia tidak keluar rumah untuk melihat gerangan suara yang didengarnya itu.

Baru pagi harinya, sekitar pukul 05.30 WIB, sopir pribadi Laode, Bambang menemukan botol berisi bensin dengan sumbu di teras rumah.

Laode sendiri saat dikonfirmasi melalui telepon maupun pesan whatsapp belum memberi respon.

Foto kondisi rumah Laode sudah beredar di kalangan wartawan sejak pagi tadi. Dalam foto itu terlihat jejak hitam pada tembok rumah Laode bagian dekat balkon.[wid]

Komentar Pembaca
KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Rizal Ramli: Kunci Kemenangan Prabowo-Sandi Adalah Militansi
Prabowo-Sandi Berpelukan

Prabowo-Sandi Berpelukan

, 15 JANUARI 2019 , 12:46:00

Bermalam Di Depan Istana

Bermalam Di Depan Istana

, 15 JANUARI 2019 , 13:51:00

Rehab Rumah Veteran

Rehab Rumah Veteran

, 13 JANUARI 2019 , 07:54:00

KPK, Segera Minta Imigrasi Cegah Mendagri Ke Luar Negeri<i>!</i>
Ada Luhut Di Balik Gatot Nurmantyo?

Ada Luhut Di Balik Gatot Nurmantyo?

Politik15 Januari 2019 12:18

Pendemo: Pak Jokowi, Kami Orang Sengsara, Agnes Monica Orang Kaya
Pidato Prabowo Vs Jokowi,  Media Indonesia Di Mata Pengamat Asing
Gwadar

Gwadar

Dahlan Iskan17 Januari 2019 05:13

Salah Sebut Nama, Presiden Jokowi Disoraki Perangkat Desa
Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang

Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang

Politik16 Januari 2019 00:50