Suap SPAM PUPR, KPK Panggil Imas Kartika Dan Lestaryo Pangarso

Jumat, 11 Januari 2019, 11:08 WIB | Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Gedung KPK/Net

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah saksi kasus suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian PUPR, Jumat (11/1).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyidik KPK telah melayangkan pemanggilan dua saksi terkait suap infrastruktur SPAM.

Dua saksi yang dipanggil adalah Bendahara Satuan Kerja Tanggap Darurat Permukiman Pusat Dirjen Cipta Karya, Imas Kartika, dan Kepala Sub Bagian Tatau Usaha Direktorat Pengembangan SPAM, Lestaryo Pangarso.

Kasus tersebut terungkap dari operasi tangkap tangan dengan alat bukti berupa uang tunai Rp. 3.4 miliar, 23.100 dolar Singapura dan 3.200 dolar Amerika.

KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka adalah diduga pemberi suap, Direktur Utama PT WKE, Budi Suharto (BSU), Direktur PT WKE, Lily Sundarsih (LSU), Direktur PT TSP, Irene Irma (IIR) dan Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibya (YED).

Adapun terduga penerima suap Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis, Angggiat Patunggul Nahot Simaremare (ARE), PPK SPAM Katulampa, Meina Woro Kustinah (MWR), Kepala Satker SPAM Darurat, Teuku Moch Nazar (TMN) dan PPK SPAM Toba 1, Donny Sofyan Arifin (DSA). [rus]

Kolom Komentar


Video

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi

Rabu, 20 Maret 2019
Video

Hubungan Internasional Kunci Keunggulan Prabowo

Rabu, 20 Maret 2019
Video

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

Rabu, 20 Maret 2019
loading