Penyebar Hoax Ngaku Pendukung Prabowo, Gerindra: Polisi Harus Adil Ke Semua Pendukung Paslon

Jumat, 11 Januari 2019, 17:46 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone
RMOL. Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria meminta kepada penegak hukum untuk berlaku netral dalam memproses semua pendukung Capres-Cawapres yang terlibat pelanggaran hukum sesuai dengan aturan dan perundang-undangan.

Menurut Ahmad Riza, siapapun bisa mengaku menjadi pendukung paslon manapun. Pasalnya hal itu merupakan hak setiap warga negara. Namun bukan berarti kesalahan yang diperbuat oleh pendukung harus dipertanggungjawabkan oleh orang yang didukung.

"(Karena) setiap pribadi punya tanggung jawab masing-masing. Kalau sudah dewasa kan kesalahan tanggung jawab  sendiri," tegasnya saat ditemui di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/1).

Menyusul ditetapkannya MIK (38) sebagai tersangka kasus hoaks tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos, Riza meminta kepada petugas kepolisian untuk adil kepada oknum guru yang mengaku sebagai pendukung Prabowo itu.

"Jangan sampai nanti kalau ini pendukung opsisi, diproses cepat. Tapi kalau bagian dari penguasa diprosesnya lambat. Jangan sampai dilihat seperti itu. Karena masyarakat melihat ada kecenderungan perbedaan penanganan," pungkasnya. [hta]

















Editor: Tuahta Arief

Kolom Komentar


Video

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi

Rabu, 20 Maret 2019
Video

Hubungan Internasional Kunci Keunggulan Prabowo

Rabu, 20 Maret 2019
Video

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

Rabu, 20 Maret 2019
loading