Polisi Janji Buat Terang Benderang Kasus Novel Baswedan

Senin, 14 Januari 2019, 19:25 WIB | Laporan: Idham Anhari

Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal/RMOL

RMOL. Kapolri Jenderal Tito Karnavian membentuk tim gabungan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi, pakar dan akademisi dengan masa tugas enam bulan.

Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan, masa tugas itu diartikan sebagai kerja keras untuk membuat terang benderang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan pada 2017 lalu.

"Kata kuncinya kami akan berupaya keras, kami bekerja. Kami akan buat terang benderang kasus ini, tak ada yang ditutupi," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/1).

Menurut Iqbal, jika dalam waktu enam bulan kasus itu belum juga tuntas maka akan diperpanjang dengan sejumlah evaluasi.

Sejauh ini, polisi sudah meneliti ratusan petunjuk yang berkaitan dengan alat bukti pengungkapan teror terhadap Novel Baswedan. Bahkan, puluhan toko kimia sudah diperiksa dan 90 orang saksi telah dimintai keteranganya ditambah supervisi bersama tim KPK.

"Semua dalam progres. Setiap kasus beda karakteristiknya, ada kasus cepat terungkap tapi ada juga kasus lama terungkap. Artinya kasus tidak bisa disamaratakan," jelas Iqbal. [wah]

Kolom Komentar


Video

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi

Rabu, 20 Maret 2019
Video

Hubungan Internasional Kunci Keunggulan Prabowo

Rabu, 20 Maret 2019
Video

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

Rabu, 20 Maret 2019
loading