Dr. H. Oesman Sapta

Setelah Sidang, Idrus Malah Mengelak Pernah Minta Uang Pada Kotjo

 SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:42:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

RMOL. Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham mengelak terkait permintaan sejumlah uang kepada pengusaha Johannes Sutrisno Kotjo.

Idrus meminta dana dalam posisinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto.

"Nggak (minta uang), sama sekali enggak, Plt saya kan cuma beberapa hari," ujar Idrus di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (15/1).

Idrus disebut meminta uang 2,5 juta dolar AS melalui mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih untuk pembiayaan Munaslub Partai Golkar tahun 2017.

Dia menjelaskan bahwa sekalipun menjabat Plt ketua umum, tetap tidak ada kewenangan untuk mengambil keputusan terkait organisasi partai.

"Plt itu tidak memiliki kewenangan apapun, karena ketua umumnya kan Setya Novanto," demikian Idrus.

Pernyataan Idrus Marham ini bertolak belakangan dengan kesaksiannya di persidangan. Dalam persidangan, Idrus menyatakan menerima dakwaan JPU KPK dan tidak akan menyampaikan keberatan atau eksepsi.

Baca: Terima Semua Dakwaan, Idrus Tak Ajukan Eksepsi

Idrus Marham, Eni Maulani Saragih dan Johannes Budisutrisno Kotjo merupakan tersangka dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-I.

Untuk Eni, saat ini dia masih menjalani proses peradilan pada tahap sidang dakwaan.

Sementara, Kotjo sudah mendapatkan vonis dari pengadilan. Dia pun menyatakan menerima vonis atau tidak mengajukan banding.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang dipimpin Lucas Prakoso menjatuhkan vonis 2 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan kepada Kotjo. [rus]

Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:06:00

Sandi Cium Tangan SBY

Sandi Cium Tangan SBY

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

Mulfachri Harahap Diperiksa

Mulfachri Harahap Diperiksa

, 20 FEBRUARI 2019 , 18:53:00

Curhat Buni Yani Dalam Lapas, Apa Ahok Pernah Kelihatan Di Penjara?
Segera Berakhir, Pemerintahan Jokowi Harus Tetap Diawasi
Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara
Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Hersu Corner22 Februari 2019 21:13

Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Andi Arief: Ungkap Kejadian, Sudirman Said Hendak Dihabisi
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Permainkan Rakyat
Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ada Rakyat Yang Tidak Bisa Makan
Dua Saksi Untuk Tersangka Samin Tan Mangkir Pemeriksaan
Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Bantuan Alsintan

Bantuan Alsintan

foto23 Februari 2019 04:29

Vaksin 14 Ribu Dosis Dikirim Ke NTB Cegah Rabies