PDIP Bela Polisi Yang Belum Tangkap Pelaku Teror Novel Baswedan

Rabu, 13 Maret 2019, 05:09 WIB | Laporan: Faisal Aristama

Hasto Kristiyanto/RMOL

RMOL. PDI Perjuangan meminta publik memahami upaya kepolisian yang terus bekerja mengusut pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Kinerja korps cokelat disorot lantaran sudah 700 hari sejak Novel disiram pelaku belum juga ditangkap.

"Ya semua kan upaya, bahkan Kapolri pun Pak Tito juga membentuk tim khusus untuk itu," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng Jakarta Pusat, Selasa (12/3).

Hasto menyebut teror dengan kekerasan yang dialami aparat hukum tidak hanya terjadi di era Joko Widodo berkuasa.
Lomba Foto SelfiePilpres2019

"Zaman Pak Harto dulu ada hakim yang dibunuh," sambungnya.

Hasto mengatakan tentu menjadi harapan bersama agar insiden yang dialami Novel Baswedan tidak terulang di kemudian hari.

"Kita ingin mencoba agar pengalaman-pengalaman di masa Orde Baru itu tidak terjadi lagi," kata Hasto.

Lebih lanjut  dia menekankan bahwa tugas negara adalah melindungi seluruh warga negaranya, termasuk aparat penegak hukum.

"Maka tugas negara untuk melindungi seluruh aparat penegak hukum yang konsisten di dalam mencegah dan memberantas korupsi itu," pungkas Hasto.
Editor: Ade Mulyana

Kolom Komentar


Video

Elektabilitas Jokowi Terus Tergerus

Kamis, 21 Maret 2019
Video

Duit Di Laci Menag Berkaitan Dengan Kasus Romi

Kamis, 21 Maret 2019
Video

Prabowo-Sandi Incar Golput

Kamis, 21 Maret 2019
loading